Kepala Dinas



Profil Bupati Pangkep 2014

Pangkep Raih Satya Lencana Pembangunan

Pangkep, Media Center - Bupati Pangkep H.Syamsuddin A.Hamid,SE mendapat penghargaan Satya Lencana Pembangunan

Pangkep Kembali Peroleh WTP

Pangkep, Media Center - Kabupaten Pangkep kembali mendapatkan penghargaan dari BPK RI sebagai Kabupaten Wajar Tanpa

Pangkep Raih Kategori Madya ICT Pura 2013

Pangkep, Media Center - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring memberikan penghargaan

Visitor

Tampilkan postingan dengan label Berita Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Daerah. Tampilkan semua postingan

Membangun Pangkep Diperlukan Gagasan Brilian


Pangkep, Media CenterBupati Pangkep H.Syamsuddin A.Hamid,SE mengemukakan, kondisi geografis Kabupaten Pangkep yang variatif, terutama di wilayah kepulauan, membutuhkan pemikiran, gagasan brilian, dan perhatian serius  dalam upaya menyejahterakan masyarakatnya
 
“Hal tersebut tentu menjadi salah satu tantangan serius  yang harus mampu terjawab dengan karya nyata,” katanya, Senin (4/8).
Menurut Bupati, tidak dapat dipungkiri bahwa pembangunan di wilayah kepulauan  tidak sepadan dengan pertumbuhan di wilayah daratan. Itulah sebabnya , saat ini Pemerintah Kabupaten Pangkep  mencoba melirik  daerah kepulauan untuk pengembangannya.
Kedepan, masyarakat yang bermukim di wilayah kepulauan  diharapkan dapat menikmati kehidupan yang layak sebagaimana dinikmati masyarakat yang bermukim di wilayah daratan.
Untuk mewujudkan tuntutan tersebut, segenap elemen masyarakat diharapkan peran aktifnya  mengingat pemerataan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian daerah disuatu daerah, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah  semata, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama.
Peran aktif masyarakat dan pengusaha juga perlu memberi kontribusi positif dalam membangun  daerah sesuai bidang dan keahlian masing-masing.
“Peran masyarakat bagaimana mendukung terselenggaranya program pembangunan yang digagas pemerintah daerah, sementara pengusaha bekerja menggerakkan roda perekonomian yang bermuara pada upaya  meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dewasa ini, Bupati H.Syamsuddin A.Hamid,SE dan Wakil Bupati Drs.H.Abd.Rahman Assegaf,M.Ikom, berupaya menggenjot peningkatan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bila selama ini sumber pendapatan asli daerah industri semen (PT.Semen Tonasa) hanya berkisar Rp23 miliar, ke depan pemerintah daerah berharap dapat lebih ditingkatkan. Termasuk di antaranya perusahaan marmer diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten Pangkep. (h.idcham/kominfo)

Pangkep Menanti Kapal Perintis

Kabar gembira untuk warga di empat kecamatan kepulauan di Pangkep, bahwa jika tidak ada aral melintang, kapal perintis pertama di Pangkep akan mulai beroperasi pada akhir Juni ini. Rencananya akan melayari wilayah Pangkep bagian perairan kecamatan Liukang Tangaya yang menghubungan antara Pangkep-Makassar-NTB.Kapal inilah yang selama ini didambakan masyarakat di wilayah kepulauan Pangkep.
Kedatangan kapal perintis itu, kata Kepala Dinas Perhubungan, Drs.H.Effendi Kasmin, yang ditemui Jumat (21/6) sekarang ini sedang ditunggu. "Rencananya akhir Juni ini," katanya. Ia didampingi Kabid Komunikasi dan Informasi, H.Idham Latif SH.MM, menjelaskan jika kapal perintis itu merupakan bantuan dari Kementrian Perhubungan. Mulanya Effendi menceritakana jika beberapa waktu lalu, Ia mendampingi Kepala Dinas Perhubungan Pemrov Sulsel menghadap Dirjen Perhubungan Laut di Jakarta. Saat itu, ia dijanjikan akan membantu kapala perintis untuk dua kabupaten kepulauan di Sulsel yakni Pangkep dan Selayar. "Kapal tersebut kini masih ada di Papua, dan tidak lama lagi akan ke Pangkep," kata Kabid Perhubungan Laut Dishubkominfo Pemrov Sulsel, Eddy Setiadi  yang dihubungi via telepon selulernya Jumat  kemarin.
Selama ini kata Effendi, wilayah terluar di Pangkep seperti kecamatan Liukang kalmas dan Tangaya belum mempunyai sarana transportasi yang memadai. Kedua kecamatan yang mempunyai puluhan pulau itu berbatasan dengan NTB dan Kalimantan Timur.Untuk mobilitas warga umumnya menggunakan kapal-kapal nelayan.
Kapal perintis dengan tonase 350 GT dan mampu menampung 150 orang penumpang itu, diharapkan sebagai solusi untuk memperlancar hubungan antar pulau dengan wilayah lainnya terutama pusat pemerintahan.Wilayah Liukang Tangaya selama ini, ditempuh dengan menggunakan kapal nelayan dengan waktu 48 jam dari pelabuhan Paotere Makassar. Namun untuk lebih dekatnya, biasanya warga ke Lombok NTB dan selanjutnya berlayar 8 jam ke wilayah Liukang Tangaya.
Dengan adanya kapal perintis ini, maka warga tidak perlu lagi ke Lombok atau harus menunggu beberapa hari jika hendak bepergian ke wilayah Liukang Tangaya. (udi)


Sumber http://www.pangkepkab.go.id/

Pangkep Raih Satya Lencana Pembangunan



Pangkep, Media Center - Bupati Pangkep H.Syamsuddin A.Hamid,SE mendapat penghargaan Satya Lencana  Pembangunan di bidang Pertanian dari Presiden RI. Penghargaan diberikan pada pelaksanaan Pekan Nasional –Kontak Tani dan Nelayan yang berlangsung di stadion Kanjuruhan Malang sejak tanggal 7 Juni 2014.

Pangkep Raih Adipura Yang Kedelapan Kalinya


Pangkep, Media Center. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sukses meraih Adipura delapan kali secara berturut-turut dari Kementrian Lingkungan Hidup, dan tahun depan pemkab Pangkep bertekad meraih Adipura Kencana ungkap Wakil Bupati Pangkep Drs.H.Abd.Rahman Assegaf,Mi.Kom seusai menerima penghargaan ini dari Wakil Presiden RI.Boediono.

Bupati Pangkep Dukung Pogram Seribu Hari Pertama Kehidupan


Pangkep, Media Center - Bupati Pangkep H.Syamsuddin A.Hamid,SE mendukung program seribu hari pertama kehidupan sebagai periode  emas tumbuhkembang anak melalui pemberian makanan bergizi kepada anak, serta membiasakan anak mencuci tangan menggunakan sabun.
“Seribu hari yang dimaksud disini adalah seribu hari pertama kehidupan, yaitu 270 hari selama masa di dalam kandungan dan 730 hari selama masa 2 tahun pertama pasca lahir,” ungkap Bupati H.Syamsuddin A.Hamid, Senin (26/5).
Menurut Bupati, seribu hari pertama kehidupan adalah masa pertumbuhan dan perkembangan seluruh organ dan sistem tubuh . Pada saat dilahirkan, bayi maupun organ yang hampir semuanya  telah selesai dibentuk, diikuti dengan perkembangan pasca lahir.
Prof.dr.Endang L. Achadi,MPH, Guru besar tetap Fakultas  Kesehatan Gizi Masyarakat, mengatakan pertumbuhan dan perkembangan ini memerlukan asupan gizi dari ibu, baik yang dikonsumsi ibu maupun yang berasal dari mobilisasi simpanan ibu, Bila pasokan gizi ke ibu kurang, maka bayi akan melakukan penyesuaian.
“Penyesuaian tersebut bisa melalui pengurangan jumlah sel dan pengecilan ukuran organ dan tubuh yang lebih kecil, agar sesuai dengan terbatasnya  asupan gizi,” katanya.
Sayangnya sekali berubah, akan bersifat permanen, artinya bila perbaikan gizi dilakukan setelah melewati kurun waktu seribu hari pertama, maka efek perbaikannya kecil. Sebaliknya bila dilakukan pada masa 1.000 hari pertama kehidupan, terutama di dalam kandungan, maka efek perbaikannya bermakna.  (h.idcham/kominfo)

57 Pejabat Kembali Bergeser



Pangkep, Media Center - Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid SE kembali melantik 57 pejabatnya terdiri dari esalon II, III dan IV serta kepala sekolah. Sebanyak 46 orang esaon II, III dan IV serta 11 orang lainnya menjadi kepala sekolah. Mereka diharapkan dapat membantu Bupati untuk dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
Pelantikan pejabat struktural tersebut dilaksanakan, Selasa (20/5) di ruang pola kantor bupati Pangkep. Dihadiri ratusan PNS yang ikut sengaja datang untuk melihat rekan-rekannya yang mendapatkan jabatan baru. Bupati Syamsuddin berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk dapat menggunakan amanah yang diembannya dalam melayani masyarakat. Selanjutnya ia juga berharap agar jabatan baru itu dapat memotivasinya untuk dapat bekerja keras dalam menjalankan roda pemerintahan dan
kemasyarakatan.
Beberapa pejabat yang dilantik diantaranya, Drs.M.Suhufi yang sebelumnya sebagai Kadis Pariwisata dan Budaya kini menjadi Staf Ahli Bupati, Drs.H.Mustari Syam,sebelumnya Staf Ahli kini menjadi Kadis Catatan Sipil dan Kependudukan, Camat Pangkajene yang dulunya Drs.H.Asyukur Abubakar kini bergeser ke Kepala Bagian Umum Setda. (humas)

Sumber : Pangkepkab.go.id

Pangkep Kembali Peroleh WTP

Pangkep, Media Center - Kabupaten Pangkep kembali mendapatkan penghargaan dari BPK RI sebagai Kabupaten Wajar Tanpa Pengecualian di kantor BPK-RI Sulawesi Selatan. Penghargaan WTP ini adalah yang kedua kalinya didapatkan setelah dalam kurun waktu enam tahun terakhir selalu mendapat predikat daerah Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Penghargaan bidang keuangan tersebut diberikan karena Pangkep dinilai berhasil dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan2013 dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi pelaporan keuangan sehingga mampu mempertahankan opini WTP hasil audit dari BPK-RI.
Kepala Perwakilan BPK-RI Sulsel, Tri Heriadi mengatakan predikat WTP ini dipertahankan dengan sangat baik oleh pemerintah Kabupaten Pangkep. Pada laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD), Pangkep sama sekali tak menyisakan permasalahan untuk neraca per-31 Desember, Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan Arus Kas.
” Kita yang mendapatkan LKPD 2013 dari pemkab langsung memeriksanya. Dari laporan itu kita memberikan opini WTP. Hal ini menunjukka pemkab Pangkep telah berupaya dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas penyajian laporan keuangan daerah,” tegasnya.
Sedangkan Bupati Pangkep H.Syamsuddin A.Hamid,SE menjelaskan, penghargaan dalam bidang keuangan tersebut  adalah bentuk dari transparansi pengelolaan anggaran di Pangkep antara Pemda, DPRD dan masyarakat kita sendiri.
“Alhamdudillah kita raih penghargaan bidang keuangan dan diharapkan kedepannya, pencapaian tersebut dapat kita pertahankan karena ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga,” ujarnya.
Bupati pun optimis tahun depan akan kebali mendapatkan predikat WTP, “khusus dibagian keuangan kita telah menerapkan pembagian tugas masing-masing, lebih gampang dari pada mempertahankannya”. Namun diakui pula bahwa, pihaknya tidak mampu menjamin dalam perjalanan pemerintah tak lepas dari segala penyimpangan yang bisa saja terjadi.
Karena itu, dia meminta pada 2014 semua pihak dalam hal ini satuan kerja perangkat daerah (SKPD) berkomitmen melaksanakan dan menggunakan anggaran sesuai peruntukannya dan tentunya tertib dalam memberikan laporan Keuangan kepada Dinas Pegelola Keuangan Daerah (DPKD). (h.idcham/kominfo).  

 
Copyright © 2014 Dishub Kominfo Pangkep. All Rights Reserved. Powered by Kominfo Pangkep